|| 1 September Hari Buruh & Hari Polisi Wanita (Polwan)  | 4 September: Hari Pelanggan Nasional | 8 September: Hari Aksara & Hari Pamong Praja | 9 September: Hari Olahraga Nasional | 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI) | 17 September: Hari Palang Merah Indonesia & Hari Perhubungan Nasional | 21 September: Hari Perdamaian Dunia | 24 September: Hari Tani | 26 September: Hari Statistik | 27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) & Hari Pariwisata Sedunia ( 27 September 1980 ) | 28 September: Hari Kereta Api | 29 September: Hari Sarjana Nasional | 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 ||||||||||     

RADIO KARIMATA, SAMPANG -  Diduga terjadi penyalahgunaan mobil sampah DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Sampang yang digunakan untuk  menderek mobil di Kabupaten Sampang, Selasa (04/08/2020) Siang.

Hal ini diduga menyalahi aturan yang ada, sebab di Dinas Perhubungan sudah terdapat mobil derek yang memang dikhususkan untuk menderek kendaraan.

Ahmad Syarifuddin Kabid Kebersihan dan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang, mengatakan bahwa yang di lakukan oleh petugas DLH atas permintaan dari pihak kepolisian.

Pihaknya sudah melarang sopir mobil sampah DLH untuk melakukan hal tersebut, sampai ada keputusan yang resmi dari Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Sampang.

“Sebelum ada keputusan dari Dinas Perhubungan maka menderek dengan menggunakan mobil sampah DLH itu tidak diperbolehkan,” ujarnya saat diwawancarai oleh Jurnalis Karimata Sampang.

Marlan, supir mobil DLH mengatakan bahwa ia diminta oleh polisi untuk melakukan penderekan tersebut.

“Karena Dinas Perhubungan tidak cepat merespon, dan jika bukan jam kerja tidak membuka layanan, jadi karena dikhawatirkan takut menyebabkan macet maka terpaksa kami menderek mobil tersebut dengan mobil sampah DLH,” jelas Marlan.

Hotibul Umam selaku Kabid Hubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang mengatakan, bahwa apa yang dilakukan oleh supir DLH memang menyalahi aturan, karena di Dinas Perhubungan sudah ada mobil derek.

“Kalau menggunakan mobil derek Dishub nanti dana akan masuk ke Dinas Perhubungan, tetapi kalau tidak menggunakan mobil derek dishub itu nanti masuk ke kantong pribadi. Ini sebenarnya menyalahi aturan, karena di Dinas Perhubungan sudah ada mobil derek,” terangnya.

Kanit Laka Lantas Polres Sampang, Eko Puji Waluyo, SH mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishub (Dinas Perhubungan) terkait mobil derek tersebut.

“Karena mobil derek Dishub hanya mampu menderek kendaraan dengan kapasitas 2 ton, sehingga kalau menderek mobil dengan kapasitas lebih dari 2 ton itu tidak akan mampu. Memang mobil sampah DLH ini bukan mobil derek, tetapi kapasitasnya melebihi mobil derek, sehingga kami menggunakan mobil DLH ini,” tambahnya. (Fitri/Hen)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Search

Who's Online

We have 48 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432