KARIMATAFM – Madura, Pamekasan; Gara-gara akan ditinggal sang istri, seorang suami asal desa Sentol Kecamatan Pademawu Pamekasan nyaris membakar dirinya sendiri Minggu (05/02) Sore. Suami inisial A ini menyiram dirinya sendiri dengan bensin sebelum akhirnya berhasil di cegah warga sekitar.
Sang Istri meninggalkan suaminya karena sang suami ketahuan selingkuh. Percobaan bunuh diri itu sempat diperiksa Polisi. Sang suami ini langsung di amankan Polisi dan tokoh masyarakat setempat, bahkan wartawan yang berada di lokasi diwanti-wanti untuk tidak menyebut nama serta identitas lengkap pasangan ini, karena khawatir aib tersebut tersebar.
AKP Nur Amin kasat Reskrim Polres Pamekasan, saat dimintai konfirmasi juga meluruskan informasi tersebut. Menurutnya, kasus tersebut dipicu persoalan keluarga, dan sudah di tangani polisi dibantu tokoh masyarakat setempat agar diberi pembinaan dan tidak mengganggu ketenangan warga dengan perbuatannya tersebut. (Suhil/hen/karimatafm.com)
KARIMATAFM – Madura, Pamekasan: Adanya isu pihak pelabuhan Branta Tlanakan yang mempersulit surat-surat pelayaran bagi nelayan yang akan melaut, ternyata dibantah keras oleh Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Branta, Pamekasan, Madura.
Kepala KUPP Branta Rudy Susanto mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan sosialisasi kepada para nelayan sehingga nelayan saat ini sadar akan kewajibannya termasuk soal adiministrasi. Dan menurut Rudy, pihaknya tidak pernah mempersulit nelayan bagi yang akan mengurus surat-surat pelayaran.
“Sebenarnya menurut saya kalo masyarakatnya sudah tahu tentunya masalah seperti itu tidak akan timbul, terbukti masyarakat sudah sadar kewajiban dia untuk melaut harus ada surat surat dan kini sudah dipenuhi oleh masyarakat, kita sebagai syahbandar meluangkan waktu 24 jam untuk mereka,” terang Rudi
Rudy Susanto menjelaskan, ada dua surat-surat yang perlu dikantongi nelayan yang akan melaut itu surat pass kecil yang berlaku setiap tahun sekali dan surat ijin berlayar (SIB) yang selalu diperbaharui.
Sementara itu, jumlah perahu nelayan di pantai selatan Branta pesisir itu kurang lebih 200 unit perahu nelayan. (Tanziel/hen/karimatafm.com)
Caption: Pantai Branta Pesisir Pamekasan, Madura. (Foto: Hendra karimatafm)
KARIMATAFM – Madura, Pamekasan: Nuning 35 tahun warga jalan Amin Jakfar Pamekasan, Madura menjadi korban penipuan dengan modus CPNS di lingkungan Pemkot Surabaya. Penipuan itu diduga dilakukan oleh inisial SRR 40 warga desa Peltong Kecamatan Larangan Pamekasan, Madura. Akibat tidak kunjung diangkat PNS Ibu dua anak ini melaporkan kasus tersebut ke Polres Pamekasan Sabtu (04/02) pagi.
Iptu Muhammad Ikhwan Kepala Unit Lidik III Polres bilang, korban di datangi oleh tersangka pada bulan agustus 2011 lalu, diiming imingi dijadikan Pegawai Negeri Sipil melalui jalur data base dan tanpa test. Korban langsung percaya melihat penampilan tersangka yang cukup meyakinkan dengan seragam lengkap Pemkot Surabaya. Dan saat itu korban dimintai uang pelicin Rp 20 juta .
“Sekitar bulan agustus 2011, korban di datangi tersangka dengan menggunakan seragam dan identitas korpri PNS Surabaya dan menawarkan untuk di masukkan ke database Pemkot Surabaya, dan meminta uang awalnya 20 juta rupiah,” jelas Ikhwan.
Iptu Ikhwan menjelaskan, untuk melunasi pembayaran uang pelicin yang diminta tersangka korban membayar secara berangsur-angsur hingga mencapai 15 juta rupiah. Bahkan pada bulan Januari kemarin, korban diminta sampai empat kali dengan diiming-imingi SK pengangkatan akan segera terbit. Karena curiga dengan gelagat tersangka yang terus-terusan meminta uang maka tersangka langsung dilaporkan ke Polres Pamekasan.
Tersangka sudah ditangkap dan diamankan di Mapolres Pamekasan. Tersangka akan diancam kurungan 4 tahun penjara karena melanggar pasal 378 KUHP tentang dugaan penipuan. (Tanziel/ hen/karimatafm.com)
Caption: Korban Nuning melapor ke Mapolres Pamekasan. (Foto:Doc karimatafm.com)
KARIMATA FM-Madura, Pamekasan : Memperingati hari kanker se-Dunia yang jatuh setiap tanggal 4 Pebruari, di Madura penyakit kanker terutama kanker paru dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Tercatat selama tiga tahun terakhir ada 78 penderita yang dirawat di Unit Balai Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Paru (BP4) Pamekasan.
Kepala BP4 Pamekasan Farid Anwar mengatakan, pada tahun 2009 ada 17 orang penderita kanker paru, tahun 2010 sebanyak 30 orang dan pada tahun 2011 kemarin mencapai 31 penderita.
Menurut Farid Anwar, umur penderita rata-rata di atas 40 tahun, dan mereka berasal dari sejumlah wilayah di Madura.
“Penyembuhannya memang sangat sulit karena dilihat dari tingkat penderitanya. Bisa melalui radiologi, keemooterapi dan bisa langsung melalui jalan operasi. Tapi yang saya tekankan di sini adalah pola hidup sehat,” katanya.
Farid Anwar menjelaskan, salah satu faktor terjadinya kanker paru adalah asap rokok terutama perokok passif. Oleh karena itu prilaku hidup sehat sangat berperan dalam mengantisipasi terjadinya kanker paru.
Adapun gejalanya adalah bisa batuk darah, sesak nafas, nyeri dada dan bisa terjadi penurunan berat badan secara drastic. (tanziel/ken/karimatafm.com)
Caption : Farid Anwar Kepala BP4 Pamekasan (foto tanzielkarimatafm.com)
KARIMATA FM, Madura – Sampang : Sejumlah masyarakat Pulau Mandangin Kabupaten Sampang mengeluhkan biaya pemasangan listrik baru yang sangat tinggi, yaitu dari Rp 1,5 juta hingga Rp 4 juta.
Bahkan pemasangan listrik baru hingga saat ini belum bisa direalisasikan, padahal warga sudah terlanjur membayar untuk pemasangan baru.
Abdullah, Salah satu warga setempat yang juga pelanggan baru mengatakan,dirinya hendak memasang kwh meter 450 watt dan dikenakan biaya sampai Rp 2 juta,namun anehnya sampai sekarang dirinya belum menerima aliran pemasangan listrik tersebut.
Sementara Kepala PLN Cabang Sampang Sumaryana saat dimintai konfirmasi mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan penarikan uang diluar ketentuan, dan biasanya yang melakukan penarikan di lapangan adalah rekanan.
Pihaknya juga belum menerima komplai, karena pihaknya hanya melayani pelanggan baru yang sudah melunasi pembayaran sebagai mana data yang ada. (Suhil/ken/karimatafm.com)
KARIMATA SENIN
05.00 - 10.00 WIB : Karimata Pagi
08.10 - WIB : Jaring Radio
(Live Suara Surabaya)
10.00 - 12.00 WIB : Karimata Siang
12.00 - 16.00 WIB : KAFE DangDut
16.00 - 18.00 WIB : TITIK BALIK
17.10 WIB : Jaring Radio
(Live Suara Surabaya)
18.00 - 22.00 WIB : Karimata Malam
20.45 - 21.00 WIB : Jaring Radio
(Live Suara Surabaya)
21.05 - 22.00 WIB: Karimata Malam
22.00 - 22.10 WIB: Buletin Malam Karimata
22.10 - 01.00 WIB: Senandung Rindu (Sendu)
![]()