SUMENEP - Dari empat pasangan calon bupati sumenep yang akan melewati jalur perseorangan yang baru memenuhi persyaratan batas minimal dukungan adalah pasangan Ilyas Siraj-Rasyik Rahman. Sedangkan tiga pasang lainnya masih belum memenuhi batas minimal dukungan, yakni 33 ribu lebih yang ada di 14 kecamatan di Sumenep.
Sedangkan pasangan Ilyas Siraj-Rasyik Rahman yang telah mengantongi 80 ribu lebih dukungan secara resmi mendaftarkan diri ke KPU Sumenep Rabu siang (24/3/2010). Ilyas Siraj kepada karimatafm.com mengatakan, pihaknya optimis akan lolos dalam pencalonan pemilukada Sumenep dengan jumlah dukungan jauh diatas ambang batas minimal tersebut.
“untuk secara dukungan ini sudah lebih dari cukup, meski inisudah diatas ambang batas, tapi ini menjadi pintu masuk untuk proses pencalonan dan pengalaman di Partai yang membantu kita untuk memudahkan proses awal ini”, ungkap Ilyas Siraj kepada karimatafm.com
Sementara itu anggota KPU Sumenep Hidayat Andiyanto mengatakan, untuk tiga pasangan calon lainnya yang masih kurang itu dipastikan tidak akan lolos dalam bursa pencalonan, apabila dalam waktu dekat ini tidak bisa menambah daftar dukungan sesuai dengan ambang batas minimal. (Tanziel/hen/karimatafm.co)
SUMENEP- Selama beberapa hari terakhir ini polres Sumenep berhasil mengamankan sedikitnya 66 unit kendaraan roda dua yang terjaring dalam operasi cipta kondisi. Puluhan kendaraan tersebut terpaksa diamankan di Mapolres karena pengguna tidak bisa menunjukkan surat-surat resmi.
Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Ary Wahyudi mengatakan, sepeda motor yang diamankan itu kebanyakan adalah milik anak-anak muda yang selalu beraksi kebut-kebutan di jalan raya pada malam hari. Menurut Ary Wahyudi, disamping untuk menciptakan keamanan pihaknya juga ingin memberikan efek jera kepada para anak muda yang sukanya trek-trekan di jalan raya.
“untuk memberikan efek jera kepada mereka yang suka trek-trekan di jalan raya, terutama pada malam hari, dan keputusan penyitaan ini sudah berdasar petunjuk dari pimpinan Kapolres”, terang Kabag Ops Kompol Ary wahyudi
Kompol Ary Wahyudi menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan operasi sehingga pada akhir dan gilirannya wilayah sumenep benar-benar aman dan juga terbebas dari aksi kebut-kebutan. (Tanziel/hen/karimatafm.com)
PAMEKASAN – Kabar gembira dari kasus sengketa lahan di SDN Batokalangan Proppo Pamekasan. Sebab segel SD Negeri 1 Bato Kalangan Kecamatan Proppo Pamekasan Rabu pagi (24/3/2010) akhirnya dibuka oleh Haji Mukit warga yang mengklaim sebagai pemilik lahan SD tersebut. Segel dibuka bersama kepala Dinas Pendidikan dan sejumlah anggota komisi D DPRD Pamekasan.
Maskur Adnan adik haji Mukit saat ditemui sejumlah wartawan mengatakan, pihaknya membuka segel itu karena prihatin terhadap proses belajar mengajar menjelang pelaksanaan UASBN. Adapun tuntutan ganti rugi sebesar Rp.250 juta maupun konpensasi CPNS pesuruh SD, belum ada kejelasan dari pemkab Pamekasan. Jika keputusan itu belum terbit setelah pelaksanaan UASBN/ pihkanya akan menyegel kembali SD itu.
“ini hanya inisiatif kami karena siswa akan menghadapi ujian, ada kesepakatan khusus kita dengan pemkab, tapi jika kesepakatan itu belum juga direalisasikan,maka akan kita segel lagi”, kata Maskur Adnan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Pamekasan Ahmad Hidayat mengatakan, Permintaan keluarga Haji Mukit diperkirakan akan diputuskan sebelum pelaksanaan (UASBN) karena perlu pembahasan lebih lanjut.
“segala tunututan dari haji mukid akan diselesaikan secepatnya dan itu menunggu petunjuk dari pimpinan saya,Bupati dalam hal ini, dan saya rasa keputusan akhirnya tidak sulit”, jelas Achmad hidayat. (Fauzi/hen/karimatafm.com)
SAMPANG- Sebanyak 33 anggota BPD dari tiga desa di kecamatan ketapang kabupatem Sampang selasa siang (23/3/2010) dikukuhkan oleh pemerintah kabupaten sampang. 33 anggota BPD itu merupakan anggota pilihan di tiga desa, masing –masing ketapang barat, Ketapang Timur dan Pao Pale laok.
Kabag Pemdes Pemkab Sampang, Darmanto saat pelaksanaan pengukuhan kepada karimatafm.com mengatakan, 33 Anggota BPD sebagian besar, anggota lama yang terpilih kembali. Dari 3 desa itu sudah berahir masa jabatannya sehingga di lakukan pemilihan, agar benar-benar menjadi anggota terpilh pada proide mendatang.
Darmanto berharap dengan adanya pengukuhan itu tugas pemerintahan desa bisa berjalan sesuai dengan yang di harapkan. Dalam kesempatan itu pula pengukuhan dihadiri oleh wakil bupati sampang fannan hasib. (Suhil/hen/karimatafm.com)
SUMENEP - Dana Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang banyak dikhawatirkanoleh pihak penyelenggara di Kabupaten Sumenep, ternyata baru bisa dicairkan hari ini, selasa (23/3/2010) .
Kepala Dinas pendidikan kabupaten sumenep Moh. Rais mengatakan, pihaknya sejak awal berharap dana itu segera cair namun ternyata setelah pelaksanaan berlangsung, dana itu baru dicairkan. Menurut Rais di Kabupaten Sumenep khusus untuk ujian nasional di tingkat SMA dan yang sederajat, pihaknya menerima dana sebesar Rp.182 juta lebih untuk semua penyelenggara.
“insyaallah hari ini turun, saya sudah mengatakan kepada bendahara pagi diambil di Bank dan sudah bisa diambil oleh kepala sekolah di dinas pendidikan, artinya semua dana sudah masuk ke rekening dinas pendidikan”, kata Mohammad Rais.
Rais menjelaskan menyusul setelah itu, dana pelaksanaan Ujian Nasioanal tingkat SMP dan yeng sederajat di Sumenep juga akan segera dicairkan. Sementara itu di tempat terpisah anggota komisi D DPRD Sumenep Nur Asyur berharap angka kelulusan Ujian Nasional tingkat SMA di Sumenep bisa mencapai 99 koma 9 persen, sehingga pihaknya akan terus melakukan pengawasan. (Tanziel/hen / karimatafm.com)
KARIMATA MINGGU
05.00 - 10.00 WIB :
Resonansi PAGI
10.00 - 15.00 WIB :
Resonansi Siang
15.00 - 16.00 WIB :
Resonansi Sore
20.00 - 21.00 WIB :
Legenda Musik Indonesia
19.00 - 01.00 WIB :
Resonansi Malam
Selamat Menikmati