images/banners/LOGO-KARIMATA-BARU-DIPAKEK-2017.jpg#joomlaImage://local-images/banners/LOGO-KARIMATA-BARU-DIPAKEK-2017.jpg?width=300&height=55    |    1 September 2022: Peringatan Hari Polisi Wanita (Polwan)     |    3 September 2022: Peringatan Hari Palang Merah Indonesia     |    4 September 2022: Peringatan Hari Pelanggan Nasional     |    8 September 2022: Peringatan Hari Pamong Praja     |    9 September 2022: Peringatan Hari Olahraga Nasional     |    11 September 2022: Peringatan Hari Radio Republik Indonesia     |    17 September 2022: Peringatan Hari Perhubungan Nasional & Peringatan Hari Palang Merah Nasional     |    24 September 2022: Peringatan Hari Tani     |    27 September 2022: Peringatan Hari Bakti Pos dan Telekomunikasi & Peringatan Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)     |    28 September 2022: Peringatan Hari Kereta Api     |    29 September 2022: Peringatan Hari Sarjana Indonesia     |    30 September 2022: Peringatan Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI    images/banners/LOGO-KARIMATA-BARU-DIPAKEK-2017.jpg#joomlaImage://local-images/banners/LOGO-KARIMATA-BARU-DIPAKEK-2017.jpg?width=300&height=55

Live Streaming Radio KARIMATA FM

OFF

Program Acara

Jam:   -  

Selasa, 29 November 2022

Team Radio

Team Radio

RADIO KARIMATA, SAMARINDA – Pertandingan Borneo FC melawan Madura united pada laga pertama Grup B Piala Presiden 2022 yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda pada Selasa (14/06/2022) pukul 20.30 WIB berakhir dengan skor 1-0.

Gol semata wayang Jonathan Bustos via penalti dicetak pada menit ke-70. Dari gol tersebut Pesut Etam berhasil memenangkan laga dan menjadi pemuncak klasemen sementara Grup B Piala Presiden 2022.

Sementara Pelatih Madura United Fabio Lefundes mengatakan bahwa timnya sudah melakukan yang terbaik di pertandingan malam ini meskipun ada benyak peluang yang masih belum bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Kita sudah tahu bahwa kita malam ini bermain di kandang lawan, bahkan disepanjang pertandingan kita sudah melakukan yang terbaik dan memiliki kesempatan untuk mencetak gol tetapi masih gagal,” ucapnya usai laga.

Pada babak pertama Borneo FC dan Madura United sama-sama bermain dengan tempo yang sedang, bahkan Laskar Sape Kerrap mendapatkan peluang terlebih dahulu melalui aksi Dodi Alekvan Djin yang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti namun masih bisa dihalau Angga Saputra kiper Borneo FC.

Kemudian Jonathan Bustos dari Borneo FC melakukan tendangan bebas kaki kiri dari jarak dekat yang tepat sasaran pada menit ke 24 dan masih bisa ditahan kiper Madura United, Rendy Oscario namun bola sempat terlepas dan mengarah ke gawang.

“Sempat ada perdebatan ditengah pertandingan dari tendangan bebas Bustos karna tim kami menilai bola tidak masuk sementara tim Borneo FC menilai bola sudah melewati garis gawang. Setelah tim wasit berdiskusi, memutuskan bahwa bola belum masuk,” jelasnya.

Memasuki babak kedua, bek Madura United Kadek raditya melakukan handball pada menit ke-68 di kotak terlarang setelah berupaya menahan tembakan Matheus Pato. Bustos kemudian menjadi eksekutor Borneo FC dan suskes mencetak gol melalui sepakan penalti ala panenka.

“Kita kebobolan namun para pemain sudah bekerja keras dan kita masih ada kesempatan untuk bisa lebih baik lagi,” katanya.

Hingga pertandingan berakhir tidak ada gol yang tercipta dari kedua kesebelasan sehingga membuat Borneo FC menang 1-0 atas Madura United. (Bambang)