|| 1 September Hari Buruh & Hari Polisi Wanita (Polwan) | 4 September: Hari Pelanggan Nasional | 8 September: Hari Aksara & Hari Pamong Praja | 9 September: Hari Olahraga Nasional | 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI) & Hari Peringatan Serangan 11 September 2001 | 17 September: Hari Palang Merah Indonesia & Hari Perhubungan Nasional | 21 September: Hari Perdamaian Dunia | 24 September: Hari Tani | 26 September: Hari Statistik | 27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) & Hari Pariwisata Sedunia ( 27 September 1980 ) | 28 September: Hari Kereta Api | 29 September: Hari Sarjana Nasional | 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 |||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN - Sidang paripurna DPRD Pamekasan penetapan Ketua Komisi 3 DPRD Pamekasan memanas, pasalnya komposisi hasil pemilihan Ketua, Wakil dan Sekretaris Komisi III tersebut tidak diterima oleh anggota DPRD dalam sidang Paripurna, Senin (23/05/2016) Siang.

Sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Pamekasan Suli Faris dari PBB dan Haji Imam Hosairi dari PKB di ruang sidang DPRD Pamekasan semakin memanas karena terdapat perbedaan persepsi terkait pemilihan alat kelengkapan dewan di Komisi 3  yang dianggap ada beberapa prosedur yang dilalui.

“Paripurna tidak bisa menetapkan hasil pemilihan Ketua, Wakil Ketua dan Sekretaris, sebab mekanismenya seharusnya melalui Paripurna sebelum dilakukan pemilihan di internal Komisi 3, jangan merubah aturan dan kebiasaan yang sudah ada di DPRD,” ujar Andi Suparto salah satu anggota dari Fraksi P3 DPRD Pamekasan dalam ruang sidang.

Sebelumnya sudah dilakukan pemilihan di internal Komisi III, Yaitu Karimullah dari partai Gerindra sebagai ketua komisi III, Ach Tatang dari partai Golkar sebagai Wakil ketua/ dan Harun Suyitno sebagai Sekertaris dari PKS. Namun pemilihan mereka dianggap tidak memenuhi aturan tatib DPRD alias kelaziman di DPRD.

Achmad Tatang anggota dewan dari Partai Golkar mengaku kecewa dengan penolakan hasil pemilihan di internal Komisi 3 DPRD Pamekasan. Padahal kesepakatan tersebut sudah dilakukan bersama seluruh anggota Komisi 3 termasuk mantan ketua Komisi 3 Iskandar yang juga hadir.

Perbedaan pendapat tersebut tetap tidak menemukan titik temu. Hingga akhirnya Achmad Tatang memilih untuk “Walk Out” .

“Pemilihan ketua komisi III itu adalah hak dari Internal Komisi sedangkan Paripurna hanya menetapkan, Saya berharap agar paripurna segera menetapkan hasil kesepatan internal Komisi III, nah jika dalam perjalanan dianggap salah, bisa ditinjau ulang,” Ujar Tatang saat keluar dari ruang sidang DPRD Pamekasan.

Ia menambahkan ada settingan politik yang massive dalam penolakan hasil pemilihan di internal Komisi III. Tentunya berkaitan dengan partai Koalisi, sehingga ketika pemilihan justru tidak sesuai dengan harapan.

“Saya menduga ada hal yang tidak sesuai harapan dari partai koalisi sehingga kenyataan yang terjadi harus ditolak dengan alasan yang juga berlebihan,” Pungkasnya.

Sementara Hosnan Ahmadi dari Fraksi PAN sebagai partai Koalisi menilai keputusan pemilihan di Komisi III  hanya persoalan mekanisme saja dan bukan karena Partai Koalisi dan Oposisi.

“Ini persoalan mekanisme saja dalam menjalankan roda organisasi yang namanya DPRD kalau tidak sesuai mekanisme terus apagunanya aturan, ini bukan persoalan partai koalisi atau oposisi, tapi aturan main saja,” Pungkas Hosnan Ahmadi di sela-sela Paripurna.

Namun setelah sidang diskors dan dilanjutkan Paripurna akhir menyetujui hasil pemilihan komposisi di Komisi 3 DPRD Pamekasan tersebut.\

“Perbedaan persepsi itu hal yang biasa dalam politik, meski harus berdebat keras, namun harus tetap beretika , ya soal hasil pemilihan sudah kita setujui dan Komisi 3 siap menjalankan tugasnya,” Pungkas Ismail SHi saat On Air dengan radio Karimata usai sidang. (Hendra/Nst)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 163 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432