|| 1 September Hari Buruh & Hari Polisi Wanita (Polwan) | 4 September: Hari Pelanggan Nasional | 8 September: Hari Aksara & Hari Pamong Praja | 9 September: Hari Olahraga Nasional | 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI) & Hari Peringatan Serangan 11 September 2001 | 17 September: Hari Palang Merah Indonesia & Hari Perhubungan Nasional | 21 September: Hari Perdamaian Dunia | 24 September: Hari Tani | 26 September: Hari Statistik | 27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) & Hari Pariwisata Sedunia ( 27 September 1980 ) | 28 September: Hari Kereta Api | 29 September: Hari Sarjana Nasional | 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 |||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) per 23 Juni 2021, untuk persyaratan masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar kota.

Sebelumnya, dr. Nanang Suyanto, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pamekasan mengatakan bahwa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang bekerja lintas batas kota setiap hari.

Sementara untuk orang yang ingin bepergian keluar kota tidak perlu mengurus SIKM, tetapi cukup membawa Surat Keterangan Rapid Antigen Negatif saja.

Salah satu persyaratan untuk membuat SIKM adalah dengan melampirkan hasil negatif rapid antigen, yang mana rapid antigen bisa dilakukan di puskesmas dan rumah sakit.

Namun, masyarakat mengeluhkan adanya puskesmas yang tidak melayani rapid antigen ketika hendak mengurus SIKM.

Menanggapi hal tersebut, dr. Ary Yanuar Rahmanto M,si Kepala Puskesmas Tlanakan menjelaskan bahwa karena jumlah alat rapid antigen yang terbatas, maka tidak semua orang bisa dilakukan rapid antigen.

“Kalau di Surat Edaran Bupati Pamekasan itu SIKM hanya untuk orang yang perjalanan keluar kota untuk bekerja, jadi tidak semua orang bisa dilakuka rapid,” terangnya saat On Air di Dinamika Madura Radio Karimata pada Jumat (02/06/2021) siang.

Menurutnya rapid antigen itu untuk tracing bagi orang yang kontak dengan pasien Covid-19, dan untuk pasien yang akan dirujuk ke Rumah Sakit (RS).

“Kita memang dilema, persyaratan untuk dirujuk ke rumah sakit itu harus dirapid, temasuk yang akan persalinan itu harus dirapid dulu. Sehingga dengan alat rapid yang terbatas, maka tidak semua orang bisa dirapid,” terangnya.

Ia menyarankan untuk masyarakat yang akan melakukan perjalanan bukan untuk bekerja, maka bisa tes rapid antigen di tempat swasta (rumah sakit swasta, red) atau rapid secara mandiri.

“Kalau tujuannya ke luar kota misalkan hanya ingin jalan-jalan saja, ya kami tidak bisa memberikan layanan rapid antigen, kami sarankan ke tempat swasta saja. Karena rapid antigen hanya bagi yang akan melakukan perjalanan karena bekerja,” tutupnya. (Fitri/Zyd)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 205 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432