|| 1 September Hari Buruh & Hari Polisi Wanita (Polwan) | 4 September: Hari Pelanggan Nasional | 8 September: Hari Aksara & Hari Pamong Praja | 9 September: Hari Olahraga Nasional | 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI) & Hari Peringatan Serangan 11 September 2001 | 17 September: Hari Palang Merah Indonesia & Hari Perhubungan Nasional | 21 September: Hari Perdamaian Dunia | 24 September: Hari Tani | 26 September: Hari Statistik | 27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) & Hari Pariwisata Sedunia ( 27 September 1980 ) | 28 September: Hari Kereta Api | 29 September: Hari Sarjana Nasional | 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 |||||||     

RADIO KARIMATA, SUMENEP – Pemkab Sumenep menutup sementara pasar hewan di Kabupaten Sumenep sebagai upaya untuk menghindari kerumunan yang berpotensi terjadi penyebaran virus Covid-19 ditengah pemberlakukan PPKM Darurat.

Kabid Perdagangan Disperindag Sumenep, Ardiansyah Ali Sochibi bilang sesuai dengan In Mendagri nomor 15  tahun 2021 dan In Mendagri nomor 19 tahun 2021 tentang PPKM Darurat di wilayah Jawa-Bali, maka ada beberapa ketentuan salah satunya untuk sektor non esensial berlaku 100% artinya ditutup atau WFH, kecuali sektor esensial tetap dibuka dengan batasan jam operasional.

“Sektor yang berhubungan dengan kebutuhan sehari-hari memang tetap buka, tapi jam operasionalnya hinggal jam 20.00 WIB, pengunjung dibatasi dan untuk rumah makan tidak diperkenankan makan ditempat dan menggunakan sistem pemesanan atau take away,” jelasnya saat On Air di Dinamika Madura Radio Karimata pada Senin (12/07/2021) sore.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sumenep ada di level 3 dalam penerapan PPKM Darurat, maka permbatasan tersebut juga diberlakukan di Sumenep.

Menurutnya, pasar hewan bukan termasuk sektor esensial, sehingga juga perlu dilakukan penutupan untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

“Yang disebut kebutuhan pokok itu dagingnya, oleh karena itu pasar hewan juga menjadi bagian yang ditutup hingga PPKM Darurat berakhir yakni 20 Juli 2021,” tambahnya.

Ardi mengatakan bahwa upaya penutupan yang dilakukan pada Minggu (11/07/2021) kemarin di Pasar Hewan Lenteng Sumenep, sempat ada pertentangan dari pedagang dan pembeli. Pihaknya memahami bahwa sikap masyarakat tersebut karena memang kurangnya sosialisasi dari petugas untuk rencana penutupan pasar hewan.

“Sebenarnya penutupan pasar hewan sudah sejak Minggu (11/07/2021) kemarin, tetapi karena sempet bentrok dengan petugas, kami memberikan pengertian pada pedagang. Hari ini, Senin (12/07/2021) sudah mulai tutup,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, pihaknya menghimbau agar para pedagang bisa memanfaatkan sosial media untuk memasarkan hewan ternaknya, terlebih dimomentum Hari Raya Idul Adha 1442 H, pihaknya juga menghimbau agar tidak mengurangi niat masyarakat untuk berkurban.

“Untuk kebutuhan hewan kurban, stok dipedagang In Syaa Allah tidak akan berkurang. Jadi bisa menjual secara online dengan memposting hewan ternaknya, masyarakat yang punya niat berkurban bisa menfaatkan sosial media juga,” himbaunya.

Ia mengakui bahwa adanya PPKM Darurat memang berdampak pada pangsa pasar yang turun hingga 80%, begitupun omset harian pedagang turun hampir 80%.

“Kita juga sudah survei ke lapangan, memang banyak pedagang yang mengeluhkan menurun omsetnya,” pungkasnya. (Fitri/Pnc)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 149 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432