|| 1 September Hari Buruh & Hari Polisi Wanita (Polwan) | 4 September: Hari Pelanggan Nasional | 8 September: Hari Aksara & Hari Pamong Praja | 9 September: Hari Olahraga Nasional | 11 September: Hari Radio Republik Indonesia (RRI) & Hari Peringatan Serangan 11 September 2001 | 17 September: Hari Palang Merah Indonesia & Hari Perhubungan Nasional | 21 September: Hari Perdamaian Dunia | 24 September: Hari Tani | 26 September: Hari Statistik | 27 September: Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT) & Hari Pariwisata Sedunia ( 27 September 1980 ) | 28 September: Hari Kereta Api | 29 September: Hari Sarjana Nasional | 30 September: Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 |||||||     

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Gerakan vaksinasi covid-19 di Pamekasan masih terus dilangsungkan bagi masyarakat. Masyarakat bisa menerima suntikan vaksin covid-19 di Puskesmas terdekat.

dr. Nanang Suyanto, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pamekasan mengatakan bagi masyarakat yang membutuhkan vaksin dapat langsung datang ke Puskesmas di masing-masing kecamatan.

“Cukup membawa identitas yaitu KTP atau KK, karena nanti yang dibutuhkan adalah NIK,” ujarnya saat on air di Dinamika Madura, Kamis (15/09/2021).

Diperlukan partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi karena pencapaian vaksinasi di Pamekasan masih belum ideal dan belum mencapai syarat kekebalan imunitas atau herd immunity yaitu 70% dari total populasi penduduk.

“Baru 9-10% dari target yang kita harapkan sehingga perlu kerja keras semua pihak agar masyarakat bisa berpartisipasi pada program vaksinasi covid-19,” tambahnya.

Jenis vaksin yang digunakan masih sama yaitu Sinovac bagi masyarakat serta Astrazeneca bagi TNI dan Polri yang stoknya masih aman.

Merespons soal pencetakan sertifikat vaksinasi yang ramai belakangan ini, menurut dr. Nanang boleh-boleh saja apabila memang kesulitan saat harus menujukkan melalui device.

“Masyarakat harus tetap waspada ketika akan mencetak sertifikat. Karena dikhawatirkan pada saat mencetak, data yang ada pada sertifikat disalahgunakan,” katanya.

dr. Nanang juga menyoroti banyaknya orang yang sakit di Pamekasan akhir-akhir ini dan menurutnya ada tiga cara yang bisa dilakukan menghadapi pandemi.

“Pertama, penerapan prokes yang ketat. Kedua, yaitu testing namun menjadi kendala saat ini karena tidak semua orang mau dites,” imbuhnya.

Padahal menurutnya, jika dites dan hasilnya positif covid-19 maka akan diberikan arahan agar tidak menularkan virus ke orang terdekat.

Ketiga yaitu vaksinasi agar terbentuk herd immunity yaitu 70% dari total populasi penduduk.

“Kelompok orang yang tidak bisa menerima vaksin atau 30% itu bisa terlindungi dari 70% yang sudah divaksin karena tujuan vaksinasi bukan untuk menghilangkan virus tapi melindungi masyarakat dari virus dan apabila terpapar, tidak sampai parah,” tutupnya. (Panca/Fit)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 195 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432