images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500    |    5 Februari: Hari Lahir Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)     |    5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi     |    9 Februari: Peringatan untuk hari Kavaleri     |    9 Februari: Hari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)     |    9 Februari: Hari Pers Nasional     |    13 Februari: Hari Persatuan Farmasi Indonesia     |    14 Februari: Hari Peringatan Pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA)     |    19 Februari: Hari Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohadnudnas)     |    20 Februari: Hari Pekerja Nasional     |    21 Februari: Hari Peduli Sampah Nasional     |    22 Februari: Hari Istiqlal     |    28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia    images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500

Live Streaming Radio KARIMATA FM

DINAMIKA MADURA (12.00-15.00)

Program Acara

Jam: 12:00:00  -  15:00:00

Senin, 6 Februari 2023

Ica Rahman

Ica Rahman

Indra Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep. (Foto: Taufik Karimata)
Indra Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep. (Foto: Taufik Karimata)

RADIO KARIMATA, SUMENEP - Menyikapi tuntutan mahasiswa dan masyarakat terkait ekspansi dan ekploitasi tambak udang, perlu ditindak lanjuti secara serius oleh pemerintah, agar tidak terjadi perusakan ekosistem.

Problem tambak udang tersebut, tidak hanya dilemparkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep saja. Namun, Organisasi kelompok Partisipan (OKP) terkait juga perlu dihadirkan agar tidak hanya menguntungkan sebelah pihak.

OKP terkait tersebut yang dianggap terlibat dalam persoalan tambak udang, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perizinan, Cipta Karya, Dinas Perikanan dan Kelautan serta pihak eksekutif selaku pelaksana daerah.

Indra Wahyudi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, mengatakan, tidak diinginkan adanya lempar bola, semua pihak terkait harus segera menanggapi dengan serius agar semuanya bisa clear.

“ Misalkan limbah itu memang hasil dari produksi tambak udang yang dianggap tidak baik, maka pemerintah  melalui dinas lingkungan hidup perlu untuk diuji, atau semacam antisipasi yang bisa dilakukan agar limbah tersebut dipastikan tidak berdampak buruk kepada lingkungan,’’ Tutupnya. (Taufik/Mel)