images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500    |    5 Februari: Hari Lahir Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)     |    5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi     |    9 Februari: Peringatan untuk hari Kavaleri     |    9 Februari: Hari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)     |    9 Februari: Hari Pers Nasional     |    13 Februari: Hari Persatuan Farmasi Indonesia     |    14 Februari: Hari Peringatan Pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA)     |    19 Februari: Hari Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohadnudnas)     |    20 Februari: Hari Pekerja Nasional     |    21 Februari: Hari Peduli Sampah Nasional     |    22 Februari: Hari Istiqlal     |    28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia    images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500

Live Streaming Radio KARIMATA FM

DINAMIKA MADURA (12.00-15.00)

Program Acara

Jam: 12:00:00  -  15:00:00

Senin, 6 Februari 2023

Ica Rahman

Ica Rahman

Iptu Jufriyanto Bersama Anggotanya Saat Melakukan Sosialisasi Di Studio Radio Karimata Pada Sabtu (11/04/2020) Pagi. (Foto: Ist Aswa - Karimatafm)
Iptu Jufriyanto Bersama Anggotanya Saat Melakukan Sosialisasi Di Studio Radio Karimata Pada Sabtu (11/04/2020) Pagi. (Foto: Ist Aswa - Karimatafm)

RADIO KARIMATA, PAMEKASAN – Operasi Semeru 2020 dilaksanakan secara serentak di wilayah jawa Timur selama 2 pekan, yaitu mulai 6 April hingga 19 April 2020. Namun, dalam pelaksaan kali ini ada hal yang berbeda karena lebih mengedepankan tindakan pencegahan virus Corona atau Covid-19.                           

Iptu Jufriyanto, Kanit Dikyasa Polres Pamekasan saat melakukan sosialisasi di Radio Karimata Sabtu (11/04/2020) Pagi menjelaskan bahwa dalam operasi semeru 2020 pihaknya akan memodifikasi dengan tujuan mendukung penanganan pencegahan Covid-19 di wilayah Pamekasan. 

“Pencegahan Covid-19 yang dimaksud yaitu penerapan physical Distancing,” jelasnya. 

Dalam operasi ini pihaknya tidak akan melakukan penilangan, akan tetapi tetap ada tindakan penegakan hukum di jalan kepada siapapun yang melanggar. 

“Agar masyarakat lebih memahami akan hal ini, kita sudah memasang himbauan seperti banner dan spanduk yang dibentangkan di setiap titik,” tambahnya. 

Sejauh ini, masyarakat nampaknya sudah mulai memahami terkait penerapan arek lancor sebagai salah satu lokasi penerapa physical distancing. Pihaknya juga terus melakukan patroli di lokasi tersebut.                      

Iptu Jufriyadi menambahkan, dalam operasi semeru 2020 ini sifatnya lebih pada upaya preemtif dan preventif. Misalnya petugas patroli akan membubarkan masyarakat yang masih melakukan kerumunan massa.

“Kita berharap masyarakat sama-sama tertib berlalu lintas untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas di Pamekasan,” tutupnya. (Dina/Hen)