images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500    |    5 Februari: Hari Lahir Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)     |    5 Februari: Hari Peristiwa Kapal Tujuh Provinsi     |    9 Februari: Peringatan untuk hari Kavaleri     |    9 Februari: Hari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)     |    9 Februari: Hari Pers Nasional     |    13 Februari: Hari Persatuan Farmasi Indonesia     |    14 Februari: Hari Peringatan Pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA)     |    19 Februari: Hari Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohadnudnas)     |    20 Februari: Hari Pekerja Nasional     |    21 Februari: Hari Peduli Sampah Nasional     |    22 Februari: Hari Istiqlal     |    28 Februari: Hari Gizi Nasional Indonesia    images/banners/LOGO%20KARIMATA%20NEW%20-%20PUTIH.png#joomlaImage://local-images/banners/LOGO KARIMATA NEW - PUTIH.png?width=7000&height=2500

Live Streaming Radio KARIMATA FM

DINAMIKA MADURA (12.00-15.00)

Program Acara

Jam: 12:00:00  -  15:00:00

Senin, 6 Februari 2023

Ica Rahman

Ica Rahman

Petugas saat membersihkan sisa banjir di Prenduan, Sumenep (Foto: Ist - Karimatafm)
Petugas saat membersihkan sisa banjir di Prenduan, Sumenep (Foto: Ist - Karimatafm)

RADIO KARIMATA, SUMENEP – Petugas Gabungan yang terdiri dari Polres Sumenep, Kodim 0827 Sumenep, BPBD Sumenep, dan Pemadam Kebakaran membersihkan sisa-sisa banjir di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, Sumenep pada Minggu (27/11/2022) pagi.

Kegiatan tersebut guna mencegah penyakit-penyakit yang dapat menjangkit santri akibat sampah dan lumpur yang dibawa saat banjir.

AKBP Eko Edo Satya Kentriko, Kapolres Sumenep mengatakan sebanyak kurang lebih 300 personel gabungan dikerahkan untuk membantu membersihkan sampah.

“300 personel tersebut 150 orang diantaranya dari Polres Sumenep, dan selebihnya dari Kodim, BPBD, dan pemadam kebakaran,” ujarnya saat on air di Radio Karimata pada Minggu (27/11/2022) sore.

Menurutnya banjir tersebut disebabkan karena aliran air yang deras dari arah hulu, sedangkan kondisi penampungan di Prenduan tidak memadai. Ia berharap dengan adanya kejadian ini masyarakat tidak membuang sampah ke sungai agar tidak kembali terjadi banjir. 

Sementara Dr. H. Musleh Wahid, M.Pd, Kepala Humas Pondok & Direktur Pascasarjana IDIA Al-Amien Prenduan mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait atas bantuan yang telah diberikan.

“Selama saya hidup baru kali ini terjadi banjir, tahun sebelumnya tidak pernah banjir,” katanya saat On Air di Radio Karimata.

Menurutnya beberapa kamar milik santriwan dan santriwati terandam banjir. Namun tidak berselang lama banjir tersebut telah surut.

Ia juga mengatakan Pondok Pesantren Al-amien sempat ditinjau oleh Bupati Sumenep pasca terjadi banjir.

“Kami berharap dengan adanya kejadian ini semoga ada tindak lanjut dari pihak terkait, karena banjir ini tidak hanya di PP. Al-Amien saja namun juga di Puskesmas Pragaan,” Tutupnya.

Diketahui, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep terendam banjir pada Sabtu (26/11/2022) sore karena hujan dengan intensitas deras yang mengguyur wilayah setempat. (Adila/Ayg)