|| Setiap Hari Senin Pertama Oktober: Hari Habitat | 1 Oktober: Hari Kesaktian Pancasila | 2 Oktober: Hari Batik Nasional | 5 Oktober: Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) | 10 Oktober: Hari Kesehatan Jiwa | 15 Oktober: Hari Hak Asasi Binatang | 16 Oktober: Hari Parlemen Indonesia & Hari Pangan Sedunia | 22 Oktober: Hari Santri Nasional | 24 Oktober: Hari Dokter Nasional & Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) | 27 Oktober: Hari Listrik Nasional | 28 Oktober: Hari Sumpah Pemuda | 30 Oktober: Hari Keuangan ||||||||     

RADIO KARIMATA, SUMENEP - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejurusan (SMK) atau sederajat di Kabupaten Sumenep , Madura, Jawa Timur direncanakan akan dimulai pada 26 Januari 2021 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh H. Syamsul Arifin, S. Pd, M.si. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur (Jatim) Wilayah Sumenep, bahwa rencana itu mengacu pada surat edaran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, namum masih PTM terbatas.

“Hasil rapat dengan seluruh kepala SMA/SMK dan SLB baik negeri dan swasta pada Kamis (14/01/2021) dan juga berdasarkan surat edaran dari Gubernur Jatim yang sudah membuka kran untuk melakukan PTM terbatas bagi jenjang SMA/SMK sederajat,” terangnya saat diwawancarai oleh Jurnalis Radio Karimata di Sumenep pada Selasa (19/01/2021).

Ia mengatakan bahwa pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 terkait PTM terbatas di Kabupaten Sumenep. Namun untuk teknis pelaksanaan PTM  terbatas pihaknya menyerahkan kepada masing-masing sekolah.

“Dengan catatan semua sekolah harus memenuhi protap Covid-19, serta harus memiliki SOP tentang aturan bagaimana pencegahan virus Covid-19, dan semua pengawas dan kasi sudah kami terjunkan ke sekolah-sekolah untuk melakukan monitoring dan evaluasi kesiapan sekolah yang akan melaksanakan PTM terbatas,” tambahnya.

Syamsul juga menegaskan bahwa jika ada sekolah yang tidak memenuhi protap Covid-19 hingga tanggal 26 Januari 2021, maka sekolah tersebut berisiko untuk ditangguhkan dalam menyelenggarakan PTM terbatas.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berharap saat sekolah mulai melaksanakan PTM terbatas, setiap guru dan siswa di sekolah harus selalu mengikuti protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Sedangkan guru atau siswa yang sedang sakit tidak boleh masuk ke sekolah. 

Diketahui bahwa semua sekolah, baik SMA/SMK maupun SLB/PK-PLK Negeri dan Swasta di Sumenep ada sebanyak 153 lembaga. Dengan rincian SMA  Negeri sebanyak 12 sekokah, SMA swasta ada 72 sekolah, SMK Negeri ada 3 Sekolah, SMK Swasta sebanyak 62 Sekolah,  SLB/PKPLK Negeri terdapat 1 Sekolah dan SLB/PK-PLK swasta ada 3 Sekolah. (Ziyad/Fit)

Live Streaming

MITRA USAHA

 

 

 

 

  

 

 

 

 

 

 

 

   

 

 

 

Search

Who's Online

We have 266 guests and no members online

Logo Mitra Kerja

  

 

Alamat

PT. RADIO SWARA KARIMATA

Jl.Raya Panglegur 123 Pamekasan
Tlp. 0324‐333555 / 333999
Fax. 0324‐331432